Batas Wilayah Indonesia Berdasarkan Data Terbaru

Batas Wilayah Indonesia Berdasarkan Data Terbaru – Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai batas wilayah indonesia berdasarkan data terbaru. Ditambahkan oleh Jubb, et al. (1991) dalam Winden dan Kuiper (2002) bahwa tingkat laktasi pertama juga merupakan periode dengan risiko yang relatif tinggi untuk ternak terkena LDA. Hal ini dapat menjadi hasil dari adaptasi sosial dan gizi yang buruk dari sapi yang baru menyusui. Jubb, et al. (1991) umur sapi yang terkena LDA dalam penelitiannya berkisar 2 – 10 tahun. 15 (40%) berumur 2 tahun, 4 (11%) berumur 3 tahun, dan 18 (49%) berumur 4,4 tahun. Dibandingkan dengan distribusi sapi dalam kelompok kontrol tampak bahwa sapi berumur 2 tahun memiliki risiko terjadinya LDA jauh lebih tinggi daripada sapi yang lebih tua.

Batas Wilayah Indonesia Berdasarkan Data Terbaru

Menurut data terbaru, batas wilayah indonesia terdiri dari letak astronomis dan letak geografis. Sebagian besar kasus terjadi segera setelah melahirkan. Selama kebuntingan rahim menggantikan abomasum, sehingga setelah melahirkan abomasum harus pindah kembali ke posisi normal, hal tersebut dapat meningkatkan risiko perpindahan yang salah. Jika konsumsi pakan (terutama hijauan) menurun sebelum atau setelah melahirkan, mengurangi isi rumen memungkinkan gerakan yang lebih besar (NADIS, 2016). Ruang kosong tersebut dapat berpotensi menyebabkan adanya perpindahan abomasum ke posisi yang tidak normal atau LDA itu sendiri.

Beberapa kelainan atau gangguan pada masa periparturien yang beresiko menyebabkan LDA meliputi distokia, kelahiran kembar, metritis, ketosis atau milk fever. Gangguan tersebut kebanyakan menyebabkan kekurangan kadar Ca darah atau akibat adanya endotoksin sehingga mengakibatkan terjadinga atoni abomasum & akumulasi gas yang mengakibatkan terjadinya LDA. Sapi yang mengalami hipokalsemia (kekurangan kadar Ca) mempunyai risiko 4,8 kali lebih besar untuk mengalami LDA (Radostits, et al,. 2006). Kondisi stress atau gangguan metabolik yang terjadi bersamaan pada saat partus, hipokalsemia dapat menyebabkan atoni abomasum. Indonesia memiliki batas wilayah indonesia yang berbeda.

Kejadian gangguan sistemik yang menghasilkan toksemia, contohnya metritis akut (Andrews, et al., 2004). Keadaan pedet saat dilahirkan juga dapat berpengaruh terjadinya LDA pada sapi perah betina post partus. Hal tersebut dapat dimungkinkan adanya pedet lahir kembar dan pedet besar hingga menyebabkan kasus distokia pada induknya. Pedet kembar atau besar tersebut mempengaruhi lebar rongga perut yang ditinggalkan saat kelahirannya, sehingga terdapat ruang kosong di dalam perut induk. Demikianlah penjelasan mengenai batas wilayah indonesia. Semoga arttikel ini dapat menambah wawasan anda dan bermnfaat. Terima kasih.

Written by Alitson

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *