Contoh Teks Editorial Singkat Dalam Makalah Pendidikan

Contoh Teks Editorial Singkat Dalam Makalah Pendidikan – Kali ini saya akan membagikan contoh teks editorial singkat dalam makalah pendidikan. Guthrie menekankan pada aplikasi praktis dari gagasannya dan dan dalam hal ini ini mirip dengan Thorndike dan Skinner. Guthrie sebenarnya bukan eksperimentalis meskipun dia jelas punya pandangan dan orientasi experimental. Bersama dengan Harton, Guthrie hanya melakukan satu percobaan yang terkait dengan teori belajarnya, dan kita akan mendiskusikan percobaan ini. Tetapi dia jelas seorang bihavioris. Guthrie menganggap teoritisi seperti Thorndike, Skinner, Hull, Pavlov, dan Waston masih sangat subjektif dalam menerapkan hukum parsimoni secara hati-hati akan dimungkinkan untuk menjlaskan suatu fenomena belajar dengan menggunakan satu prinsip.

Contoh Teks Editorial Singkat Dalam Makalah Pendidikan

Makalah ini mengandung contoh teks editorial singkat yang berdasar pada struktur dan kaidah kebahasaan teksnya. Yang akan dibahas dalam makalah ini, satu prinsip adalah hukum asosiasi Aristoteles. Karena alasan inilah, teori hehavioristik Guthrie dalam Paradigma asosiasionistik. Guthrie (1952) berpendapat bahwa kaidah yang ditemukan oleh para teoritisi seperti Thorndike dan Pavlov adalah terlalu ruwet dan tak perlu, dan sebagai penggantinya dia mengusulkan satu hukum belajar. Law of contiguity (hukum kontiguitas), yang dinyatakan sebagai berikut :”Kombinasi stimuli yang mengiringi suatu gerakan akan cenderung diikuti oleh gerakan itu jika kejadiannya berulang. Perhatikan bahwa disini tidak dikatakan tentang”gelombang Konfirmasi” atau penguatan atau efek menyenangkan”.

Cara lain menyatakan hukum kontiguitas adalah jika anda melakukan sesuatu dalam situasi tertentu, pada waktu lain saat anda dalam situasi itu anda cenderung akan melakukan hal yang sama. Guthrie menjelaskan, kendati hukum kontiguitas mungkin benar namun prediksi prilakunya selalu bersifat kemungkinan (probablistik): Walaupun prinsip yang baru kami kemukakan cukup ringkas dan sederhana, namun prinsip itu tidak akan jelas tanpa diberi penjelasan yang cukup. Kata “cenderung” dipakai karena perilaku subjek selalu bervariasi menurut kondisi.”Tendensi-tendensi” yang saling bertentangan atau “tendensi-tendensi” yang tidak kompatibel selalu ada. Penyusunan contoh teks editorial singkat ini haruslah urut dan rapi.

Akibat dari satu stimulus atau pola stimulus tidak dapat diprediksi dengan pasti kerena adad stimulus lain dalam situasi keseluruhan, namun dengan pernyataan ini kami tidak membanggakan diri bahwa kami memberi alasan yang lebih baik atas kegagalan dalam prediksi. Tak seorangpun yang pernah mencatat dan tidak akan adayang mencatat setiap situasi stimulus secara keseluruhan, atau mengamati setiap situasi keseluruhan, sehingga menyebutnya sebagai “sebab-sebab” periaku adalah suatu kekeliruan. Demikianlah contoh teks editorial singkat yang dapat saya bagikan. Terima kasih.

Written by Alitson

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *