Klausa (Pengertian, Ciri Ciri dan Contoh)

Klausa (Pengertian, Ciri Ciri dan Contoh) – Kali ini saya akan membahas tentang pengertian klausa, ciri ciri, dan contohny. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak pada artikrl ini. jenis kata ini merupakan kesatuan dari gramatikal yang ada dalam tata bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jenis kta ini merupakan kata yang lebih dar frasa namun tidak dapat dijadikan sebagai kalimat yang sempurna. Jenis tata bahasa ini memiliki unsur subjek dan predikat. Sebenarnya jika kedua unsur ini ada maka dapat dijadikan sebagai sebuah kalimat. Namun ada beberapa hal yang menjadikan tata bahasa ini tidak dapat djadikan sebagai sebuah kalimat. Yang membuat tidak dapat menjadi kalimat ialah memiliki intonasi akir yang menjadi ciri khusus didalamnya.

Klausa (Pengertian, Ciri Ciri dan Contoh)

Dalam susunan subjek dan predikat dalam klausa, biasanya disertai pula dengan objek, keterangan dan juga pelengkap. Meski didalamnya terdapat unsur subjek dan ppredikat namun subjeknya sering dihilangkan. Contohnya saja dalam kalima prural yang mengandung kalimat majemuk dan kalimat yang berisi dengan jawaban. Dalam pembuatannya adapula struktur yang harus diperhatikan seperti bentuk kalimatnya yang kurang sempurna. Jenis kata ini memiiki susunan minilal satu subjek dan satu predikat. Namun dapat pula ditambahkan dengan objek, keterangan dan juga pelengkap. Meski dalam unsur subjek sering tidak digunakan. Contohnya saja kalimat plural.

Selanjutnya saya akan membahas tentang ciri ciri klausa. Cici cirinya tersebut meliputi memiliki susunan yaitu hanya terdiri dari satu predikat saja, terdapat imbuhan intonasi dibagian akhir, termasuk kedalam kalimat plural, sifatnya meluas dengan tambahan atrbut khusus. Jenisnya pun beragam seperti klaua lengkap, tifk lengkap, posiif, negatif, verbal, non verbal, mandiri dan tergabung. Dlam tata bahasa indonesia sering kita membuat berbagai kalimat menjadi sebuah kalimat. Meski kalimatnya tidak sempurna.

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam klausa terdapat usur predkat dan subjek. Namun untuk unsur subjeknya lebih sering tidak digunakan. Maka dari itu dalam ciri cirinya hanya terdapat satu predikat saja. Kemudian adapula uang ditambahi dengan objek, keterangan dan juga pelengkap. Mungkin memang memiliki unsur unsur yang dapat dijadikan sebagai kalimat namun sebenarnya tidak dapat karena mengandung intonasi dibagian akhirnya. Tentunya intonasi yang digunakan sesuai dengan konteksnya. Demikianlah yang dapat saya jelaskan. Sebelum membuat conothnya harus memperhatikan struktur dan ciri cirinya. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Written by Alitson

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *